Punya Wahana Antariksa? Apa Teknologi Yang Digunakan SpaceX?

Punya Wahana Antariksa? Apa Teknologi Yang Digunakan SpaceX? –

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Elon Musk? Semua orang pasti hampir sudah pernah mendengar namanya maskipun masih sedikit asing dengan sosoknya. Elon musk rencananya akan mengembangkan startup dalam bidang antariksa. 

Pada Bulan Febuari 2022 kemarin Elon Musk baru saja memberikan paparan mengenai system antariksa ini. bahkan menurutnya, roket baru sudah berhasil dikembagkan untuk membawa manusia dari bumi menuju Bulan. Apa saja proyek yang sedang mereka kembangkan? Teknologi apa yang mereka gunakan didalamnya? Simak pembahasannya disini!

SpaceX 

SpacX merupakan salah satu perusahaan canggih yang berkaitan dengan antariksa asal Amerika Serikat yang bermarkas di California. SpaceX yang berasal dari singkatan Space Exploration Technologies Corporation menjadi milik Elon Musk dan berhasil dikembangkan dengan sempurna. 

Berawal dari pembuatan miniature rumah kaca eksperimental dan keinginan menanam tanaman di Mars membuat Elon Musk berhasil mengembangkan idenya tersebut. Bahkan pada orbitan pertamanya, SpaceX berhasil meluncurkan Falcon 1 dengan system sekali pakai. 

Teknologi SpaceX

SpaceX sendiri diketahui pernah menggunakan teknologi system pakai ulang yang bertujuan untuk mengembalikan keadaan peluncuran dalam waktu secepat mungkin. Rencananya orbital akan dirancang agar dapat digunakan kembali setelah kembali dari luar angkasa dalam waktu yang singkat. 

Pengembangan teknologi daur ulang ini juga didanai oleh swasta dengan system percobaan yang terus diperhatikan dengan lokasi percobaan yang berbeda-beda pula. Proses percobaannya sendiri diumumkan kepada publik pada 2011 sekaligus pembahasan mengenai pemulihan dan pendaratan. 

Bahkan rencananya, Elon Musk akan mengembangkan sistem teknologi yang mampu memperluas penggunaan dari perangkat keras di penerbangan dengan kecepatan orbital. Bahkan beberapa teknologi dirancang agar mampu melakukan transit ke mars. 

Selain itu, SpaceX juga akan meluncurkan teknologi terbaru dengan pesawat ruang angkasa milik SpaceX. Pada Februari 2022, Elon Musk mulai memperkenalkan system pesawat ruang angkasa milik SpaceX yakni Starship yang terdiri dari pesawat ruang angkasa Starship yang dirancang dengan booster Super Heavy. 

System ini dirancang dengan sangat baik agar mampu digunakan kembali setiap enam sampai delapan jam dalam satu hari untuk tiga peluncuran. Bahkan system booster yang dirancang didalamnya hanya membutuhkan waktu yang tidak lama untuk naik ke udara dan kembali ke menara. 

Bahkan Booster Super Heavy yang dirancang didalam pesawat ruang angkasa milik Elon Musk ini rencananya memiliki dorongan yang lebih kuat dibandingkan Saturn V yakni roket terbesar yang pernah berada di ruang angkasa sekarang ini. 

Booster Elon Musk dirancang memiliki 29 mesin Raptor yang mampu menampung kapasitas 33 mesin sekaligus didalamnya. Dihadirkan dengan 2 versi yang berbeda dengan biaya produksi yang lumayan besar sehingga mampu menghasilkan kualitas yang lebih bagus kedepannya.. 

Meski memakan biaya yang tidak sedikit untuk tiap penerbangannya, Elon Musk mengungkapkan jika biaya yang mereka keluarkan dinilai lebih rendah dibandingkan dengan pengeluaran pesawat ruang angkasa lainnya. 

Teknologi Daur Ulang – SpaceX 

SpaceX asal Amerika Serikat kali ini akan mengembangkan teknologi roket inovatif yang cukup canggih. Sebelumnya sukses dengan adanya percobaan yang pertama kali mereka lakukan pada 27 Maret dengan roket Falcon 9. 

Roket Falcon 9 pun sukses menjadi satu-satunya roket yang selamat kembali ke bumi tanpa adanya ledakan yang sangat besar. Roket ini juga diluncurkan dengan satelit komunikasi komersial SES-10 dari Kennedy Space Center NASA di Florida pada tahun 2017. 

Roket daur ulang Falcon 9 akan selalu diperbaiki, direkondisi, dan disiapkan untuk peluncuran selanjutnya dan dirancang agar bisa menerbangkan satu juga orang ke Mars untuk tahun kedepannya karena kesuksesan yang sudah diraih oleh the Falcon 9. 

Sebelum berhasil membawa satu juta orang ke luar angkasa, The Falcon 9 juga sudah berhasil membawa sekitar 482 satelit di luar angkasa yang memakan biaya perjalanan ke luar angkasa yang sangat murah. Teknologi daur ulang yang diciptakan Elon Musk ini sangat berguna sekali untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa di kemudian harinya. 

Teknologi System Booster – SpaceX 

Selain The Falcon 9, SpaceX juga berhasil meluncurkan system pesawat ruang angkasa terbaru yakni Starship. System Starship ini dirancang dengan booster Super Heavy agar sepennuhnya dapat digunakan kembali ke bulan dan Mars. 

Setelah peluncuran dilaksanakan, Booster akan terlepas dari system Starship dan kembali ke asal peluncuran dan pesawat ruang angkasa akan melanjutkan perjalanan ke lokasi tujuannya. Teknologi Booster sendiri akan membutuhkan waktu yang agak lama sekitar enam menit di udara, dua menit di untuk naik, dan empat menit untuk kembali ke menara. 

Namun, teknologi Booster ini rencananya dapat digunakan kembali dengan cepat di masa yang akan datang. Menurut Musk, pengisian ulang di orbit juga tidak perlu dipikirkan karena sistemnya sudah dirancang untuk penerbangan durasi panjang. 

Bahkan teknologi Booster super heavy ini memiliki dorongan dua kali lebih kuat dibandingkan roket yang sebelumnya lebih dahulu terbang ke luar angkasa. Teknologi Booster Super Heavy ini dilengkapi dengan 29 mesin raptor dengan kapasitas tampung mesin sebanyak 33 mesin. 

Mesin raptornya sendiri dihadirkan dengan versi yang berbeda namun biaya memakan biaya produksi separuh dari generasi sebelumnya dengan komponen yang lebih sedikit. Meskipun begini, system Starship memang dirancang agar mampu merevolusionerkan perjalanan ruang angkasa dengan harga yang terjangkau. 

 

 

Fakta-fakta Spacex 

SpaceX ini dibentuk oleh Elon Musk dengan harapan dapat memperbaiki industry kerdirgantaraan dan perbaikan penerbangan luar angkasa agar terjangkau. Dengan awalan roket Falcon 1 yang dirancang dengan bahan bakar cair dua tahap yang mampu mengirim satelit kecil ke orbit yang dirasa sempurna. 

Layanan Aplikasi SpaceX 

SpaceX juga turut menghadirkan layanan aplikasi untuk mengamati perkembangan dan penyediaan informasi penting yang lengkap mencakup SpaceX mulai dari peluncuran hingga pesawat luar angkasa milik perusahaan mereka. 

Layanan aplikasi SpaceX juga menghadirkan berbagai fitur seperti pelacakan dan detail peluncuran yang memberikan informasi mengenai daftar peluncuran di waktu sebelumnya dan masa akan datang. Pelacak pesawat ruang angkasa akan memberikan informasi mengenai posisi, kecepatan, dan status semua pesawat ruang angkasa yang aktif dan diatur oleh SpaceX. 

Jika anda tertarik untuk memahami system kerja SpaceX dan info terupdate mengenai system teknologi yang mereka kembangkan dan jalankan dapat anda cek sendiri melalui layanan aplikasi yang mereka kembangkan dan dapat diunduh melalui link berikut ini SpaceX GO! – Apps on Google Play

SpaceX disebut-sebut memiliki wahana ruang angkasa memngingat banyaknya program pesawat ruang angkasa yang mereka kembangkan dan jalankan. Bahkan Elon Musk sampai mengeluarkan budget yang tidak murah demi membangun seluruh wahana antariksa yang bisa mendarat di bulan dan mars ini.

Leave A Comment?

You must be logged in to post a comment.